KPU Sumba Tengah Dampingi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilihan OSIS SMA Negeri 1 Waibakul
SUMBA TENGAH – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumba Tengah melaksanakan pendampingan pemungutan dan penghitungan suara dalam Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 1 Waibakul Tahun Ajaran 2026/2027, yang berlangsung pada Selasa, 10 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan pendidikan demokrasi bagi pemilih pemula di lingkungan sekolah menengah atas. Pendampingan pemilihan OSIS tersebut merupakan bagian integral dari Program Kerja Sama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA se-Kabupaten Sumba Tengah. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pemilih, khususnya pemilih pemula, serta menanamkan nilai-nilai demokrasi melalui praktik langsung yang mengacu pada tata cara dan mekanisme pemilihan umum. Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 1 Waibakul diawali dengan kegiatan pemungutan suara yang dimulai tepat pukul 08.30 WITA. Pemungutan suara dilaksanakan di tiga Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang dibagi berdasarkan jenjang kelas. TPS 1 diperuntukkan bagi siswa Kelas X dengan jumlah pemilih sebanyak 271 orang. TPS 2 melayani pemilih dari Kelas XI dengan jumlah 229 orang, sementara TPS 3 diperuntukkan bagi siswa Kelas XII dengan jumlah pemilih sebanyak 254 orang. Seluruh rangkaian pemungutan suara berlangsung dengan tertib dan lancar. Kegiatan ini diikuti oleh Plt. Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Waibakul, para guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa-siswi sebagai pemilih. Para pemilih menggunakan hak pilihnya sesuai dengan daftar pemilih yang telah ditetapkan oleh Panitia Pemilihan OSIS, dengan tetap mengedepankan prinsip langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Setelah proses pemungutan suara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penghitungan suara di masing-masing TPS. Penghitungan dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh panitia, perwakilan peserta pemilihan, serta pemilih. Proses ini bertujuan untuk memberikan pembelajaran mengenai transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pemilihan. Tahap selanjutnya adalah rekapitulasi hasil penghitungan suara secara menyeluruh. Mekanisme rekapitulasi dilakukan melalui penyampaian hasil penghitungan suara dari setiap TPS oleh masing-masing Ketua Kelompok Panitia Pemilihan OSIS (KPPO). Hasil tersebut kemudian direkap oleh Panitia Pemilihan OSIS (PPO) dan dituangkan ke dalam Berita Acara Catatan Hasil Penghitungan Perolehan Suara sebagai dokumen resmi hasil pemilihan. Berdasarkan hasil rekapitulasi, tingkat partisipasi pemilih dalam Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMA Negeri 1 Waibakul Tahun Ajaran 2026/2027 tercatat sebanyak 659 pemilih atau 87,4 persen dari total 754 pemilih yang terdaftar pada tiga TPS. Sementara itu, jumlah suara sah dari seluruh pemilih yang menggunakan hak pilih mencapai 640 suara atau 97,1 persen. Angka tersebut menunjukkan tingginya tingkat partisipasi serta pemahaman pemilih terhadap tata cara pemungutan suara. Ketua KPU Kabupaten Sumba Tengah, Fredy Umbu Bewa Guty, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh siswa-siswi SMA Negeri 1 Waibakul yang telah menyelenggarakan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS dengan baik, tertib, dan lancar. Menurutnya, pelaksanaan pemilihan OSIS yang meniru sistem dan tahapan pemilu merupakan sarana pembelajaran demokrasi yang sangat penting bagi generasi muda. Ia berharap pengalaman mengikuti dan menyelenggarakan proses pemilihan tersebut dapat menjadi bekal bagi para siswa dalam memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara. Dengan demikian, para siswa diharapkan dapat berperan aktif dan bertanggung jawab ketika nantinya terlibat langsung dalam pemilihan umum, baik sebagai pemilih maupun sebagai penyelenggara. Kegiatan pendampingan ini juga dihadiri oleh Anggota KPU Kabupaten Sumba Tengah, yaitu Akbar Abbas Abdullah, Anggelina Rambu Piras, dan Fahril, serta Staf Sekretariat KPU Kabupaten Sumba Tengah. Kehadiran jajaran KPU tersebut merupakan bentuk komitmen lembaga dalam mendukung pendidikan pemilih berkelanjutan sejak usia sekolah. Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Sumba Tengah berharap nilai-nilai demokrasi dapat terus ditanamkan dan dikembangkan di kalangan pelajar sebagai calon pemilih masa depan, sehingga mampu mewujudkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas di masa yang akan datang.